Polygamy is the key to a long life

Wednesday, August 20, 2008

Want to live a little longer? Get a second wife. New research suggests that men from polygamous cultures outlive those from monogamous ones.

After accounting for socioeconomic differences, men aged over 60 from 140 countries that practice polygamy to varying degrees lived on average 12% longer than men from 49 mostly monogamous nations, says Virpi Lummaa, an ecologist at the University of Sheffield, UK.

Lummaa presented her findings last week at the International Society for Behavioral Ecology’s annual meeting in Ithaca, New York.

Rather than a call to polygamy, the research might solve a long-standing puzzle in human biology: Why do men live so long?

This question only makes sense after asking the same for women, who - unlike nearly all other animals - live long past the menopause.
Enforced monogamy

One answer seems to be a phenomenon called the grandmother effect. For every 10 years a woman survives past the menopause, she gains two additional grandchildren, Lummaa says. It seems that doting on and spoiling grandchildren aids their survival, as well as furthering some of their grandmother’s genes.

Men, by contrast, can reproduce well into their 60s and even 70s and 80s, and most researchers assumed this explained their longevity. But Lummaa and colleague Andy Russell wondered whether other factors explained the long lifespan of men, such as a grandfather effect.

To test this possibility, the team analysed church-gathered records for 25,000 Finns from the 18th and 19th centuries. People tended to move little, no one practiced contraception and the Lutheran Church enforced monogamy.

Only widowed men could remarry, and if they had children with their new wife, they fathered more kids, on average, than men who married once.

But ultimately remarried men "don’t end up with any more grandchildren," Lummaa says. "If anything the presence of a grandfather was associated with decreased survival of grandchildren."

Perhaps, Lummaa adds, the children of the first mother lose out on food and resources that go to the second mother’s kids. "It's kind of the Cinderella effect."

Even fathers with only one wife provided no benefit to their grandchildren, a finding supported by previous research.
Biological selection

With the grandfather effect ruled out, Lummaa and Russell next wondered whether the constraints of human physiology explain male longevity. In the same way that men have nipples that evolved for women to nourish their young, male longevity might be a consequence of biological selection for long-lived women.

To answer this question, the researchers compared the lifespan of men from polygamous countries with those from monogamous nations.

Using data from the World Health Organization, Lummaa and Russell scored 189 countries on a monogamy scale of one to four - totally monogamous to mostly polygamous. They also took into account a country's gross domestic product and average income to minimise the effect of better nutrition and healthcare in monogamous Western nations.

Lummaa stressed that their monogamy score is a crude first stab, and they are working to find multiple ways to assess marriage patterns. The conclusions could evaporate under further analysis, she adds.

If female survival is the main explanation for male longevity, then monogamous and polygamous men would live for about the same length of time. Instead, it seems that fathering more kids with more wives leads to increased male longevity. Men, then, live long because they're fertile well into their grey years.

The explanation could be both social and genetic. Men who continue fathering kids into their 60s and 70s could take better care for their bodies because they have mouths to feed. But evolutionary forces acting over thousands of years could also select for longer-lived men in polygamous cultures.

"It's a valid hypothesis and good prediction," says Chris Wilson, an evolutionary anthropologist at Cornell University in Ithaca, New York, who attended the talk. But the care and attention of several wives who depend on the social status of their ageing husband could explain everything. "It doesn't surprise me that men in those societies live longer than men in monogamous societies, where they become widowed and have nobody to care for them."

source : http://www.newscientist.com/channel/being-human/dn14564-polygamy-is-the-key-to-a-long-life.html?feedId=online-news_rss20

Read more...

Marriage Query

Tuesday, August 12, 2008

WeddingQuery (SQL Style)

Husbands Query
CREATE PROCEDURE MyMarriage (
BrideGroom Male (25) ,
Bride Female(20) )

AS BEGIN

SELECT Bride FROM Brides
WHERE FatherInLaw = 'Millionaire'
AND Count(Car) > 20
AND HouseStatus = 'ThreeStoreyed'
AND BrideEduStatus IN (B.TECH ,BE ,Degree ,MCA ,MiBA)
AND HavingBrothers = Null
AND Sisters = Null

SELECT Gold ,Cash,Car,BankBalance
FROM FatherInLaw

UPDATE MyBankAccout
SET MyBal = MyBal + FatherInLawBal

UPDATE MyLocker
SET MyLockerContents = MyLockerContents + FatherInLawGold

INSERT INTO MyCarShed VALUES('BMW')
END
GO
Then the wife writes the below query:DROP HUSBAND;
Commit;
source : http://www.themediasite.net/forums/showthread.php?t=52420

Read more...

Sabar-sabar

Friday, July 18, 2008

Hari ini misbah mangkel 2x (mangkel bahasa indonesianya apa ya?)


  1. Niat ngecharge hp di tempat stop contact nya dispenser. Beberapa saat kemudian, dibilangin "ojok masang nang kono, iki ojok dicepat-cepot" ("jangan memasang disitu, ini bukan untuk dipasang terus dilepaskan terus dipasang lagi", gitu lah kira2 artinya)
    kenapa mangkel, ya karena orang g tau apa2 udah dibilangin gitu (maksudnya dg nada mangkel, kaya' misbah melakukannya karena udah dibilangin tapi tetap dilakukan) ini menjadi wajar kalau misbah melakukannya karena misbah udah pernah dibilangin tapi diulangi lagi, lha ini baru pertama eh udah dibilangin (dg sikap yg kurang enak), coba kalau bilangnya baik2, kan bisa, apalagi ngasih alasan yang tepat, ini udah bilangnya g nyaman (didengar) dan tidak ngasih alasan lagi, kenapa tidak boleh melakukan hal tersebut (apa misbah tidak mangkel).

  2. Saat ngingetin bahwa kalau botolnya diisi air kalau bisa ditutup, pertama balesnya enak, tutupnya kemana? ya misbah bales balik, ya tidak tau, kan yang menggunakan bukan misbah, eh balesnya pake mukul meja, sambil bilang, saya tarunya disini, kalau tidak ada ya mo gimana lagi, apa tidak mangkel tuh (ya yang buat mangkel itu mukul mejanya, dan intonasinya sekali lagi) bicara baik2, tidak usah mukul meja kenapa? apa tidak bisa?



Yah misbah hanya berharap dia melakukannya karena lagi sakit, atau kurang enak badan atau memang sedang ada masalah. Akan tetapi kalaupun tidak (dlm artian, keadaan tubuh sehat, dan tidak ada masalah, pikiran tenang) ya misbah berharap semoga dapat memperbaiki sikapnya. amiin.

Misbah hanya bisa bersabar, karena misbah tidak tahu tepat kondisi anak ini gimana, dari pada entar bertengkar, tapi tidak memberikan solusi (dlm artian sikapnya dia tidak berubah) jadinya percuma saya, hanya menghabiskan energi.

Read more...

bermain dg phpBB

Thursday, July 17, 2008

Akhir2 ini, bermain2 dg phpBB, suatu pengalaman yang baru dan menyenangkan berkenalan dg aplikasi baru (dlm hal development, klo menggunakan udah lama sih).

Memang kalau baru belajar dan mengalami banyak keberhasilan, maka akan terus belajar, belajar, dan belajar, lain halnya kalau pada pengalaman pertama udah banyak mengalami halangan2, kemungkinan besar untuk mempelajari akan kecil, malah ada kemungkinan akan ditinggalkan.

Read more...

sms di inbox

Wednesday, July 16, 2008


Pas buka inbox, ternyata ada sms yg lupa gak kehapus, dari seseorang yang ngebet rabi :D .

Ndik pasar ono akhwat, bening bgt. Tapi gak gawe kudung. Nyahaha
12 Juli 2008 11:26:02 oleh (sebut saja namanya fulan)

mohon maaf nama disamarkan.

Read more...

Setelah sekian lama

Tuesday, July 15, 2008


Kembali ke blog pertama misbah, setelah setahun lebih, tepatnya 1 th, 2 bl, 12 hari, misbah g posting disini. Banyak alasan yang menyebabkan hal itu, akan tetapi dari pada nyebutin alasannya apa, dan juga ga' ada gunanya nulis alasannya. Mending mulai menulis lagi aja.

Ok, untuk mengetahui kelanjutannya apa, tunggu tulisan misbah selanjutnya

Read more...

Isi pesan forward di fs yang "menyebalkan" (part 1)

Tuesday, March 27, 2007

Tulisan ini saya buat, karena banyak teman-teman saya anggota fs (friendster) yang mengirim forward. Sebenarnya bukan karena banyak yang ngirim forward, hanya saja isi dari forward itu yang mengganggu saya.

Kenapa mengganggu?
karena tulisannya yang semula hanya berisi pesan, tapi didahului oleh tulisan dari pengirim sebelumnya yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk dituliskan, dan yang membuat mengganggu adalah, isi pesan yang amburadul (banyak sumber pengirim sebelumnya yang tertulis), seperti tampak pada gambar 1:

gambar 1

padahal pesannya cuma segini:

gambar 2


Terus gimana donk?
Terus gimana ngatasinya biar kalau kita forward, pesan kita tetap terlihat, singkat padat dan tidak jadi panjang seperti "gambar 1" ?

Sebenarnya mudah untuk membersihkan tulisan tersebut, sehingga hanya pesan yang disampaikan saja yang tertulis. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Padasaat kita akan memforward pesan yang ada di inbox kita, kita tekan dulu tombol forward (seperti tampak pada gambar 3), klo ga tau tekan yang mana mending jangan forward aja ,OK?

    gambar 3

  2. Select (klik kanan terus "select all" atau tekan ctr+a) semua tulisan pesan yang kita terima

    gambar 4

    klo nge-select-nya bener akan tampak seperti gambar 5

    gambar 5

  3. Buka editor kita, tidak perlu menginstal editor yang canggih, notepad aja sudah powerfull. Kemudian paste-kan hasil copi-anmu (ctrl + v atau tekan Edit>Paste).

    gambar 6


  4. Tekan ctrl + h atau Edit>Replace
    Setelah itu isikan seperti gambar 7

    gambar 7

    Setelah itu, maka akan terlihat seperti gambar 8

    gambar 8


  5. Hapus bagian atasnya yang tidak perlu, sehingga hasil akhirnya seperti tampak pada gambar 9

    gambar 9


  6. Langkah terakhir, select all dan copy kan (ctrl + a, ctrl +r) pada pesan kita di friendster, sehingga di friendster terlihat seperti gambar 10

    gambar 10

    Setelah langkah ini selesai, barulah teman-teman bisa ngirim pesan (Send)tersebut ke teman yang lain.


Harapan
Semoga dengan adanya tutorial ini temen2 dapat mengerti dan paham bagaimana langkah yang lebih baik dalam memforward pesan di fs, dan tentunya tidak hanya mengerti dan paham, setelah itu dapat diimplementasikan pada saat teman2 mengirim pesan forward.
Keinginan yang terakhir (kaya' mo mati aja :D ) semoga tidak ada lagi teman2 yang mengirim pesan forward yang "menyebalkan" lagi, kalaupun males untuk mengedit mending g usah ngirim aja, klo bahasa "kasar" nya misbah (biasa misbah kan makhluk kasar bukan makhluk halus)
niat g sih ngirim pesan forward, klo g niat mending g usah.

Sekian dulu dan kita sambung pada tulisan misbah selanjutnya pada episode
Isi pesan forward di fs yang "menyebalkan" (part 2)

Read more...

Panitia

Tuesday, March 20, 2007


Tulisan ini terinspirasi dari acara diklat MoST kemarin dan juga terinspirasi dari exkul yang misbah ikuti selama smu dulu (hmmm kenangan yang tak terlupakan) dan juga terinspirasi dari
blognya rahma (makasih ma)

Ok langsung kita kembali ke..... (ups, bukan acara tukul)
Dimana-mana selama misbah pengalaman jadi panitia, dan telah melakukan penelitian antara 3 kelompok orang dalam acara (baik diklat, seminar, atau apa aja).

Tiga kelompok itu adalah:

  • peserta
  • alumni
  • panitia(senior)

Alumni
yang paling enak itu alumni (klo di paski, namanya purna, klo di Sispena (klo di ub namanya Impala namanya alumni)itu di smu ku dulu), tingggal dateng, klo ada masalah tinggal nyalahin panitia, klo mo makan tinggal ngambil, klo mo pergi tinggal say good bye, klo dateng g perlu absen, klo mo tidur g perlu ijin.

Peserta
klo peserta, klo mo masuk ijin dulu(absen), klo mo ngapain ikut jadwal acara, biasanay klo diklat suka jadi korban panitia dan alumni. klo acara seminar, makan tinggal disiapin, tempat g repot nglobi, fasilitas terjamin, mulai blocknote, materi seminar, snack (dg catatan: itu klo disediakan oleh panitia). Paling tinggal bayar uang pendaftaran, urusan tetek bengek yang lain g ngurus. Pokoknya dateng gimana caranya materinya bagus, dan peserta dapat ilmu dari acara tersebut titik

Panitia
nah klo yang terakhir, ya ini panitia, kerja full time, maksudnya mulai dari persiapan acara (jadi sebelum acara udah rapat, mikir, mondar-mandir kesana kemari nyiapin acara, cari sponsor, nyiapin perlengkapan acara, nyebar publikasi, cari sponsor, cari kendaraan untuk transportasi, dll yang tidak dapat misbah sebutin satu-satu).
Pas acara, mastikan acara berjalan lancar (pemateri fix, siapa yang jemput pemateri, apa yang dilakukan jika terjadi keterlambatan, apa yang dilakukan klo ternyata peserta g menuhin target, apa yang dilakukan jika peralatan ngalamin trouble, dll, belum lagi klo kondisi sedang hujan).
Setelah acara harus bersihkan tempat acara dari barang2 panitia dan ngembalikan peralatan yang dipinjem, bayar semua hal yang belum lunas, laporan acara, belum lagi rapat evaluasi dan pertanggung jawaban.)
Dari kesemuanya itu belum lagi klo ada panitia yang mutung, sehingga tugas semakin berat, dimarahin alumni karena acara kurang ini lah, kurang itu lah (mending klo dimarahin terus masalah selesai, klo malah berkelanjutan, kan bisa berabe, parahnya lagi klo ternyata memang bener-bener ada kesalahan, tapi alumni diam aja, kaya' mereka g peduli sama kegiatan kita, udah deh kita didiemin kaya' ulet kepanasan, pinginnya 'nggrundel' terus) Pokoknya lengkap sudah penderitaan.

Terlepas dari itu, untuk jadi alumni kamu harus jadi senior dulu, jadinya alumni dulunya udah pernah kaya' panitia, pernah ngerasain gimana rasanya capek, lelah, bingung, stress, dll.
Dan yang pasti kita dapat sesuatu yang berharga ketika kita dihadapkan kepada semua masalah.
Jadi inget kata-kata dari ustad thofur, Jangan pernah berdoa, "ya Allah janganlah Engkau memberikan ujian yang tidak dapat aku hadapi"
akan tetapi berdoalah
Ya Allah berikanlah kekuatan untuk menghadapi semua cobaan seberat apapun.

Read more...

ya itulah masyarakat

masyarakat
Mungkin pada saat baca judulnya rada aneh dan timbul pertanyaan, maksudnya tulisan ini apa sih ? yah sukur lah klo mikir :D

Pernah nggak ngalamin kalo kita atau orang lain disalah artikan oleh lingkungan sekitar (masyarakat di sekitar kita). Misalnya :
Saat anak kecil melakukan kesalahan, pasti orang tuanya jadi pembicaraan ("anak siapa sih ni..., orang tuanya sapa sih?"). Padahal belum tentu orang tuanya ngajarin itu. kenapa demikian ?
ya itulah masyarakat.

Saat anak-anak remaja di suatu komplek perumahan mabuk-mabukan, orang-orang bilang "Gimana sih ustadnya, apa g tau ngajarin yang bener anak muda disini", "gimana sih pak rt nya apa g pernah di swiping tuh remaja2 brandal tersebut". Padahal belum tentu g pernah diingatkan remaja-remaja tersebut, belum tentu g pernah ditertibkan tentang remaja yang mabuk. kenapa demikian ?
ya itulah masyarakat.

Saat anak buah suatu organisasi melakukan kesalahan, orang lain pasti bilang "Dasar ketua g becus, ngurus anak buahnya aja g bisa", "Organisasi yang amburadul, anggota kaya' gitu diterima". Padalah boleh jadi pas waktu penerimaan, kriteria sebagai anggota terpenuhi, tapi pas kepengurusan terjadi trauble, bisa jadi sudah terdapat peraturan yang jelas, dan ketua sering memantau anggota, tapi sapa yang menyangka masih ada juga yang melenceng. Kenapa demikian?
ya itulah masyarakat.

Saat orang baru bertaubat (ceritanya baru keluar dari penjara), terus kembali ke kampung halaman. Bukan sambut hangat dari masyakarat sekitar, tapi pandangan sinis, dan curiga, serta kawatir, seakan-akan rumahnya jadi target pencurian berikutnya. Padahal tidak semua orang yang pernah berbuat salah akan tetap salah (kaya' lagunya Ebiet G Ade), tetapi juga banyak orang yang ingin bertaubat, merubah gaya hidup. Parahnya lagi ada orang yang kembali ke 'dunia hitam' karena pandangan masyarakat seperti itu. Kenapa demikian ?
ya itulah masyarakat.

Ketika anak kecil dilahirkan oleh seorang PSK, maka pasti dijauhi oleh teman2nya karena mereka dapat informasi kalau anak tersebut adalah anak PSK. Padahal yang PSK itu kan orang tuanya bukan dia, apakah seorang anak PSK tidak memiliki kesempatan merubah hidupnya lebih baik, menjadi seperti orang kebanyakan? Kenapa demikian ?

Yah kita dapat menjawab secara bersama-sama "YA ITULAH MASYARAKAT".

Read more...

35

Friday, February 09, 2007


Hari kemarin adalah hari 35.

Kenapa hari 35?
Karena kemarin misbah ngabisin uang dengan bilangan 35.

Masih belum ngerti...?
Dasar oon... :D, maksudnya kemarin misbah ngeluarin uang dengan awal bilangan 35.
Misal Rp. 35,- (emang ada), atau Rp. 350,- atau bilangan Rp. 3.500,-

Emang kemaring kejadiannya apa aja yang menyangkut 35?
Yah emang kemarin hari sialku atau emang 35 adalah angka sialku... (ah tahaul, dipercaya, syirik)

Servis HP
Yang jelas kemarin misbah servis (servis atau repair ya yang bener, g tau lah, namanya juga salah kaprah) HP (handphone:pen), dan ngabisin uang Rp. 35.000,- hanya untuk kecemplung sumur. Ilmu itu mahal tau...? Yah mo gimana lagi.. lha wong misbah g tau ilmunya, dari pada nanti malah lebih fata, emang sih misbah denger tempat servis (atau repair) yang misbah datangin, sempet denger isu kalau disana mahal, dan servisnya g beres, tapi g tau lah pokonya sekarang HP misbah udah sehat kembali (emang penyakit sehat).

Makan malam
Tadi malam misbah sehabis servis HP kan laper (kapan sih misbah g laper :P), jadinya mo beli makan, eh 2 tempat yang misbah datangin ternyata tidak dapat menyediakan makanan tepat pada saat misbah membutuhkannya.
Warung yang pertama, pada saat misbah datengin ternyata, tetangganya ngadain hajatan, jadinya warung tersebut tutup deh.
Warung kedua, pada saat misbah udah yakin bisa makan di warung ini, eh ternyata disuruh nunggu, karena nasinya habis., jadinya terpaksa nyari warung laen deh.
Dan akhirnya misbah memutuskan untuk makan diwarung yang terkenal mahal (setidaknya misbah tau kalau warung itu mahal, g tau bagi teman2 yang lain). Ternyata keyakinanku benar, emang warung ini benar2 mahal, hanya sepiring nasi, sayur sop, tempe dan tahu ngabisin Rp. 3.500,- . Mo gimana lagi, nasi sudah menjadi bubur (nasi sudah dalam perut)

Yah itulah pengalaman misbah tentang angka 35.
Dan untung itu terjadi malam hari sehingga misbah dapat melewatkan hari kemarin dengan cepat (emang kenapa kalau kejadian itu bermula dari pagi hari? g tau deh).

Read more...

Khayalan Tingkat Tinggi Part 2

Thursday, February 01, 2007

G tau part 1 nya kaya' apa, soalnya dapetnya langsung part 2,
selamat membaca....

Hari ini...
Ku kenang semua kebersamaan kita...


Saat kita masih kanak-kanak yang polos tanpa dosa...


Saat kita beranjak dewasa...


Saat kita mulai merasa indahnya berbagi suka dan duka...


Tertawa gembira...


Menangis bersama...


Senda gurau bahagia...


Hingga mulai tumbuh benih cinta antara kita...


Dan kebersamaan itu semakin terasa saat kita mulai membuka blog bersama...


Dan romantisnya saat cuci piring berdua...


Hingga...

Apa yang aku kuatirkan selama ini akhirnya terjadi juga...
Kubuka mata, kupasang telinga...
Saat datangnya kabar berita...

Siti Nurhaliza.

Siang tadi menikah,
disunting Datuk Khalid Mohammad Jiwa.
di masjid wilayah persekutuan Jalan Duta,
Kuala lumpur, Malaysia.

Oh, betapa kejamnya dunia...

Kini...
Semua tinggal mimpi belaka...


sumber : alumni39jkt_93@yahoogroups.com (g tau sapa yang ngirim)

Read more...

Jangan taruh foto anda di FS

Sunday, January 21, 2007

Hati-hati !!!
Jangan taruh foto anda sembarangan, apalagi menyebarkannya kepada orang yang tidak anda kenal (jangankan orang yang tidak dikenal, terhadap anda sendiri, bisa berakibat fatal).

Kenapa emang?
Karena akan berakibat fatal, klo foto anda tersebar di internet, dan yang menyebarkan adalah orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Ingat pesan bang napi...
Waspadalah... waspadalah.... waspadalah....

Mau tau alasannya kenapa ?
Lihatlah dengan teliti gambar2 dibawah ini
(semakin ke bawah kamu akan semakin berhati-hati dan berpikir 1000 atau jutaan kali untuk memasang foto anda di FS)

ini adalah gambar aslinya ...


masih bagus klo dijadikan gini, rada keren :D


nah klo udah kaya' gini tambah tertarik tuh para gadis.... :D


lha ini yang perlu diperhatikan...(atau suka klo diginiin)


nah klo yang ini no comment deh.... (jadi inget teman... (liat sekitar, sambil siul2))



Nah setelah melihat ini pasti kamu akan menghapus foto kamu di FS


Apalagi yang ini, semakin parah (atau kamu penggemar leonardo di kampungan)


Gak pernah kebayang kan foto bareng cewek cantik, saat inilah saatnya :D


Dan yang terakhir...

Bang sms siapa ini bang..... bang isinya pake sayang2

WAJAH ANDA AKAN MUNCUL DI GOYANGAN INI

Ingat pesan bang napi :
WASPADALAH... WASPADALAH... WASPADALAH


sumber : milis

Read more...

Bahaya Tidur Telentang

Wednesday, December 20, 2006


BREAKING NEWS

Menurut penelitian yg di lakukan oleh para Profesor ahli dari jepang selama hampir 20 tahun, akhirnya mereka mengumumkan keputusan yg sangat mengejutkan kita semua tentang cara kita tidur selama ini.Ternyata tidur telentang sangat tidak di anjurkan sama sekali oleh para peneliti dari jepang. Berikut kutipan dari Prof. Dr. Yosihiro :

"Kalo tidur jangan sekali kali dengan posisi TELENTANG!!. ..
Karena tidur TELENTANG itu bisa mengganggu kesehatan anda.
Beberapa survei telah dilakukan dan menghasilkan bukti yg akurat."

Orang2 yg tidur TELENTANG akan mengalami gejala2 sbb:

1. Susah bernafas
2.Tersedak
3.Pencernaan terganggu
4.Yg paling fatal,dapat menyebabkan KEMATIAN!!.. .

Oleh karena itu,

disarankan agar anda menghindari tidur TELENTANG,
Sebab jangankan tidur TELEN TANG ...... , TELEN BAUT saja susahnya
setengah modar......

Jadi disarankan cukup tidur TELEN LIUR aja ya..hehehe.. ......


Serius amat sih... :D :D :P

sumber: milis sma q

Read more...

Cerita dari Temenku

Saturday, December 16, 2006

Maaf mbak (sensor mode ON :P , sebut saja namanya Nana), klo ternyata cerita Nana saya tulis disini, tapi gak papa kan, lagian bukan cerita pribadi, atau porno kok hehehe.
Kemarin misbah ketemu Nana, dia cerita pengalamannya nonton bareng temen-temen kost-annya.., dan yang ditonton adalah 1 litre of thear, dari judulnya pasti tau kalo itu film sedih, lebih tepatnya film seri jepang atau jdorama. Pas nonton itu, hari pertama, temen-temen kostnya ngabisin tisunya Nana, bukan karena habis makan terus pake tisu buat bersihkan mulut, atau sedang ngelap meja yang kotor habis terkena air liur yang jatuh :D, tapi karena mereka liat sambil nangis..., kan film sedih, itu hari pertama nonton bareng.
Hari kedua nonton: sorenya temenku udah dipesenin rujak 1, gado-gado 2, teh 3, eh ndak dink, tapi dipesenin klo malamnya tinggal di kost aja, soalnya mereka mau nonton bareng (ya film tadi). Pas malem sebelum nonton bareng dimulai, temen-temennya udah siap-siap berbekal tisu dari kamarnya masing-masing, takut kebanjiran lagi kost nya si Nana. Dan begitulah kejadian pada hari-hari selanjutnya

Dari cerita diatas ada satu yang menurut misbah lucu, kenapa lucu, karena pas acara nangis berjamaah (kan klo berjamaah pahalanya 27 derajat :D ), beserta tisu masing-masing, mereka terkadang saling pandang, dan liat temannya berlinang airmata, eh mereka malah ketawa, berjamaah lagi ketawanya... lucu kan...

Yah mungkin itu aja dulu, mangkanya kenapa misbah klo nonton itu sukanya bareng-bareng, tapi itu klo bukan film sedih, klo sedih mending nonton sendiri, malu kalo keliatan nangis sama temen (masa' cowok nangis).

Read more...

Orang-orang Aneh di sekitar q

Friday, December 15, 2006


Sudah lama misbah tidak mengisi blogger ini, entah kenapa, apa males, atau sibuk (tapi kayaknya jawaban yang pertama deh yang bener :D ).
Sejak tidak mengisi blogger ini hingga misbah mengisinya kembali, banyak kejadian yang terjadi, baik di tempat kost, di rumah temen, atau di MoST tercinta....
Kalau kejadian biasa sih, seperti ketemu temen-temen sih biasa, tapi bukan biasa apa yang dari biasa menjadi luarbiasa (atau bahkan biasa diluar) adalah apa yang bicarakan oleh teman-teman disekitar misbah, biasa lah teman-teman misbah kan 'gak ada yang beres' :P .
Yah mo gimana lagi, misbah juga terpaksa kok bergaul dengan mereka, klo misbah pergi kan mereka merasa kesepian dengan ketidak hadiran misbah :D (narsis mode ON).
Jadi deh misbah orang satu-satunya yang masih normal hihihi.

Kenapa misbah bilang orang-orang aneh...? ya emang orang-orangnya aneh :D
nih misbah sebutin beberapa orang (g disebutin semua takut ada yang tersinggung :) )
1. Ada temen misbah yang kalo lagi beribet, apalagi sampai keserimpet ngomongnya, pasti deh salah satu tangannya (klo g kanan yang kiri, tapi kaya'nya yang kanan deh, misbah lupa, soalnya klo pake yang kiri... terus tangan yang buat ke kamar kecil apa donk :D ) langsung terbang ke mukanya dia especially mulutnya(yah untung lah gak nyambar mulutku, kan jadi ancur nih muka, gimana kata fans ku entar :D ), emang gak sakit ya, tapi klo diliat-liat bagus juga, mending masuk ke dalem dari pada monyong keluar, entar nyaingin tukul... hehehehe (becanda...).
2. Sukanya kalo masuk' ruangan pasti deh ucapin (terutama ke misbah) "Assalamu'alaikum ya ahlil kubur". Ucapan salamnya kaya' ustad, tapi potongannya gak mirip-mirip blas. Anak ini kalo ngomongin masalah cinta udah deh, pasti seriusnya minta ampun, terus anak yang satu ini paling suka deh klo ngomong sama misbah (cieeee...).
3. Nah, ada yang lain, sukanya kalo dateng pasti deh nongolin kepala dulu, emang MoST tempatnya apaan, aman kok di MoST gak ada yang gigit (udah jinak semua), palingan gak gigit cuma njilat.
4. Yang lain lagi, ada anak yang kalau diomongin, langsung ngomong "Gak menerima komentar". Yah mo gimana ya..., gak dikomentarin kok rasanya ada yang kurang gitu :P .
5. Dan yang terakhir, ada anak klo udah dipegangin kamera, maunya foto-foto sendiri, dengan gaya kagebunsinnya, biasa lah cita-cita menjadi seorang ninja tidak tercapai, akhirnya melampiaskan ke digital imaging.

Sebenarnya masih banyak sih warga MoST yang aneh, dan palingan setelah mereka baca blog ini, mereka pasti menyebutkan bahwa misbah termasuk orang aneh juga... (ya.. mo gimana lagi, tuntutan profesi sih, harus menerima resikonya, ya begini ini kalo banyak fans :D )


Yah untuk sementara, itu dulu deh yang bisa katakan, entar kita sambung lagi.

Read more...

Siapa Yang Tak Mati?

Friday, February 24, 2006


Suatu ketika ada seorang janda yang sangat berduka karena anak satu-satunya mati. Sembari membawa jenasah anaknya, wanita ini menghadap Sang Guru untuk meminta mantra atau ramuan sakti yang bisa menghidupkan kembali anaknya.

Sang Guru mengamati bahwa wanita di hadapannya ini tengah tenggelam dalam kesedihan yang sangat mendalam, bahkan sesekali ia meratap histeris.

Alih-alih memberinya kata-kata penghiburan atau penjelasan yang dirasa masuk akal, Sang Guru berujar:
"Aku akan menghidupkan kembali anakmu, tapi aku membutuhkan sebutir biji lada."

"Itu saja syaratnya?" tanya wanita itu dengan keheranan.

"Oh, ya, biji lada itu harus berasal dari rumah yang anggota penghuninya belum pernah ada yang mati."

Dengan "semangat 45", wanita itu langsung beranjak dari tempat itu, hatinya sangat entusias, "Guru ini memang sakti dan baik sekali, dia akan menghidupkan anakku!"

Dia mendatangi sebuah rumah, mengetuk pintunya, dan bertanya:
"Tolonglah saya. Saya sangat membutuhkan satu butir biji lada. Maukah Anda memberikannya?"
"Oh, boleh saja,"
jawab tuan rumah. "Anda baik sekali Tuan, tapi maaf, apakah anggota rumah ini belum pernah ada yang mati?"
"Oh, ada, paman kami meninggal tahun lalu."
Wanita itu segera berpamitan karena dia tahu bahwa ini bukan rumah yang tepat untuk meminta biji lada yang dibutuhkannya.

Ia mengetuk rumah-rumah berikutnya, semua penghuni rumah dengan senang hati bersedia memberikan biji lada untuknya, tetapi ternyata tak satu pun rumah yang terhindar dari peristiwa kematian sanak saudaranya.
"Ayah kami barusan wafat...," "Kakek kami sudah meninggal...," "Ipar kami tewas dalam kecelakaan minggu lalu...," dan sebagainya.

Ke mana pun dia pergi, dari gubuk sampai istana, tak satu tempat pun yang memenuhi syarat tidak pernah kehilangan anggotanya. Dia malah terlibat dalam mendengarkan cerita duka orang lain. Berangsur-angsur dia menyadari bahwa dia tidak sendirian dalam penderitaan ini; tak seorang pun yang terlepas dari penderitaan.

Pada penghujung hari, wanita ini kembali menghadap Sang Guru dalam keadaan batin yang sangat berbeda dengan sebelumnya.
Dia mengucap lirih, "Guru, saya akan menguburkan anak saya."
Sang Guru hanya mengangguk seraya tersenyum lembut.

Mungkin saja Sang Guru bisa mengerahkan kesaktian dan menghidupkan kembali anak yang telah mati itu, tetapi kalau pun bisa demikian, apa hikmahnya?

Bukankah anak tersebut suatu hari akan mati lagi juga?
Alih-alih berbuat demikian Sang Guru membuat wanita yang tengah berduka itu mengalami pembelajaran langsung dan menyadari suatu kenyataan hidup yang tak terelakkan bagi siapa pun: siapa yang tak mati?

Penghiburan sementara belaka bukanlah solusi sejati terhadap peristiwa dukacita mendalam seperti dalam cerita di atas.

Penderitaan hanya benar-benar bisa diatasi dengan pengertian yang benar akan dua hal:

(1) kenyataan hidup sebagaimana adanya, bukan sebagaimana maunya kita, dan
(2) bahwasanya pada dasarnya penderitaan dan kebahagiaan adalah sesuatu yang bersumber dari dalam diri kita sendiri.

sumber : milis.

Read more...

World without Engineers:

Thursday, February 23, 2006

Aeronautical Engineers

Aeronautical Engineers


Electronics Engineers

Electronics Engineers


Mechanical Engineers

Mechanical Engineers


Civil Engineers
Civil Engineers

Communication Engineers
Communication Engineers

Computer Engineers
Computer Engineers

sumber : milis

Read more...

Ber FS ria

Saturday, February 11, 2006


Akhrinya ketularan juga nih, gara2 mbak ku maksa2 ikutan, katanya pengen tau fs itu kaya apa akhirnya daftar deh, dan disana aku liat temen2 sma ku dulu (smu negeri 1 jember), dan liat banyak temen2 mereka. lucu juga ya ternyata foto mereka. tapi sayang aku belum upload fotoku, kapan ya...?

hanya menunggu waktu yang tepat.

Read more...

Selesai Sudah

Friday, February 10, 2006


Akhirnya selesai sudah....
Mulai kemarin, afdruk foto, fotokopi slip spp dan slip pembayaran iom.
dan hari ini adalah hari terakhir aku melakukan aktifasi, dimana sebelumnya (tepatnya pagi ini) aku harus 2 kali bolak balik pergi ke BNI, yah... walaupun gak terlalu jauh, tapi ya capek juga, jadi ilang deh makanan yang sudah aku konsumsi pagi ini....

Tapi akhirnya pengorbananku (cie... emang apaan pake pengorbanan) membuahkan hasil, dan selesai sudah aktivasi, yang berarti aku sudah bisa KRS-an.

Read more...

About This Blog

Blog ini berisikan semua tulisan, baik dari misbah atau dari sumber lain. Isinya segala hal yang ingin diinfokan kepada teman-teman yang lain.
Selamat menikmati, dan terimakasih telah berkunjung ke blog misbah.

Recent Posts

  © Blogger template Cumulus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP