Manusia memang aneh...

Wednesday, November 26, 2008

Hari ini laksana indahnya bulan memantulkan cahayanya pada gelapnya malam
Esok hari laksana ganasnya matahari memanggang daratan tanpa pilih kasih

Kemarin bagaikan seekor merpati yang saling mengasihi dengan pasangannya
Hari ini bagaikan seekor belalang yang membunuh pasangannya sendiri

Paginya bagaikan seperti sang ibu yang menimang anaknya
Malamnya bagaikan psikopat yang membunuh korbannya dg cara yg sadis


Itulah (beberapa sifat pada beberapa manusia) manusia....

Yah... (sesuai dg judul) manusia memang aneh..., sifat manusia dapat berubah-ubah sesuai dg keadaan waktu dan tempat dimana manusia berada. Hal ini sering misbah alami sendiri (entah misbah sendiri, ataupun orang-orang disekitar misbah). Penggambaran diatas memang sengaja misbah bikin sangat kontras, karena memang ada keadaan dimana manusia bisa berperilaku demikian, dalam hal ini dapat berperilaku 180 derajat kebalikan dari apa yang mereka lakukan sebelumnya...

Aneh....
ya manusia memang terkadang aneh... manusia memang sulit untuk dimengerti, tidak jarang manusia dapat salah persepsi terhadap orang lain... itulah yang dinamakan misteri kehidupan.

Semoga saja, apa yang terjadi pada manusia, dapat lebih mendewasakan kita, dapat lebih membuat kita bijak dalam menentukan sikap, dan arif dalam bertindak.

Read more...

Selamat Jalan Teman

Monday, November 24, 2008

teringat sebuah masa lalu yang indah di bangku sekolah
akan tawa canda riang terpancar olehmu
berbagi cerita cita tentang tulusnya persahabatan
terbayang jelas kebersamaan melewati semua yang ada
takan akan menghilang sampai masa mendatang

semerbak kenangan membuat kita semakin mengerti
tidak kata yang tak terucap betapa berharganya dirimu
belum menyadari arti pengejaran hidup hanya buat diri sendiri
bergelut dengan ujung waktu sampai melupakan semua

dan aku tahu itu

cukup lama jiwa berdetak mendengar kabar darimu
dalam sunyi tak terasa linangan air mata jatuh
beruntungnya bertemu denganmu dengan sederhana
merenung untuk mencoba merangkai awal bedanya

hingga tiba saatnya melepaskan engkau pergi
kehilangan teman sepertimu untuk selama-lamanya
bahwa perpisahan ini bukan pertautan di hati saja
maafkan aku tak bisa mendampingi di saat terakhirmu
untaian doa mengiringi jejak langkahmu

selamat jalan teman..

sumber: milis, yg posting "karso"

catatan:
mengenang kholisa (temen sma misbah) yg meninggal pada usia muda
memang benar usia seseorang tidak ada yang tau, kecuali Allah.

Tambahan:
Ini adalah surat terakhir dari kholisa

Assalamualaikum wr wb

hanya mem-fwd sms yg saya terima dari keluarga lisa:
Sesuai dengan permintaan Kholisa Ramadani (alm) dalam surat terakhirnya,
kami mewakili Lisa, mohon maaf atas semua kesalahan, terima kasih untuk segala bantuan,
mohon keikhlasan doa untuk mengiringi perjalanan Lisa.
terima kasih.


wassalam,
--------------------
semoga amal ibadahnya diterima disisi-Nya dan diampuni dosa-dosanya.

Read more...

Sulitkah menilai diri sendiri?

Sunday, November 23, 2008

Apakah kita sulit untuk menilai diri kita sendiri?
Apakah harus orang lain yang menilai diri kita?
Apakah tidak bisa kita menilai diri kita tanpa bantuan orang lain?
Apakah kita tidak dapat objective dalam menilai orang lain?


Mungkin itu yg ada dlm pikiran misbah...., ya misbah sadar bahwa manusia memang makhluk sosial, jadi manusia tidak dapat hidup sendiri. Tapi yang menjadi masalah adalah ketika pertanyaan diatas jabawannya adalah "TIDAK", maka kita sulit mengetahui bagaimana diri kita. Kenapa sulit? ya karena untuk mendapatkan jawaban atas diri kita dari orang lain bukanlah suatu hal yang mudah, karena orang lain juga punya rasa, punya hati (kata seurius band). Jadinya.... menilaipun (walaupun dari orang lain) juga sulit..., dan memang benar, penilaian orang lain akan berbeda satu sama yang lain.

Namanya juga manusia, punya pemikiran yang berbeda. Memang benar..., tiap manusia punya pemikiran masing2, hal ini termasuk salah satu faktor sulitnya untuk mendapatkan penilaian dari orang lain. Bisa jadi perilaku kita untuk melakukan pekerjaan A dianggap baik oleh si Anu, tapi bisa dianggap pekerjaan buruk oleh si Itu.

Namanya juga manusia, kita tidak dapat membahagiakan semua orang...
Ini termasuk pernyataan yang tidak salah, dan memang benar... akhirnya kita hanya dapat berusaha melakukan yang terbaik..., lantas kalau memang berusaha melakukan yang terbaik, yang terbaik versi siapa, atau yang mana...
Nah loe... tambah satu lagi pertanyaan....

Memang sih... kalau semuanya dikembalikan pada koridor Islam, masalah semua beres...
Ya udah kembalikan semuanya pada Islam...
Tapi kan kita manusia yang punya rasa punya hati :D
Apa mau bilang klo Islam tidak memperhatikan rasa dan hati manusia...?
Ya nggak juga sih...
Lha terus...?
He..he..he... susah jelasinnya :D
Ah udah ah, lama-lama bisa ngawur nih tulisan...

Read more...

Empat Fakta yang Belum Diketahui di Dunia

Thursday, November 13, 2008

Ada empat fakta yang belum di ketahui d dunia ini........
Fakta pertama : kamu tidak bisa menyentuh semua gigimu dengan lidah km...
Fakta ke-2 : setelah membaca fakta ke 1, dengan blo'onnya km pasti segera mempraktekkannya
Fakta ke-3 : setelah membaca fakta ke 2, km akan tersenyum & berkata ternyata aku di kerjain.....
Fakta ke-4 : km akan segera kirim chat ini ke teman2 km utk di jahili.. hehee ...

sumber: teman YM

Read more...

Makna Sebuah Titipan

Wednesday, October 22, 2008

Sering kali aku berkata,

ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi,

mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?

Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan
milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat,
ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?

Ketika semua itu diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah,
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja
untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,

dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
Seolah ...
semua "derita" adalah hukuman bagiku.



Seolah ...
keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:

aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan Nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan Kekasih.

Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai
keinginanku,

Gusti,
padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...

"ketika langit dan bumi bersatu,
bencana dan keberuntungan sama saja"

(WS Rendra)

Manusia-manusia....
kamu memang aneh... :)
(misbah juga manusia dink :) )

Read more...

Kejadian aneh (serial detektif)

Friday, October 17, 2008

Kejadian ini berawal dari ruang dapur yang didalamnya hanya ada dua orang, seorang laki-laki dan perempuan (sebut saja namanya yuda dan fara) . Pada waktu itu fara memasak sesuatu, dan yuda mengambil nasi dan menaruhnya ditempat nasi. Waktu itu muis berada diruangan tepat di sebelah ruang dapur. Beberapa saat kemudian yuda memanggil muis untuk membawa nasi tersebut keruangannya. Dan yuda berkata, "is (baca:muis) kamu bawa ini, dan yuda bertanya pada fara, ini apa far, sambil memegang semacam piring (ada semacam kuah diatas piring tersebut, tidak jelas itu apa) kemudian yuda keluar (seperti mencari sesuatu), muis meninggalkan ruang dapur dan kembali keruangannya semula.

Beberapa saat kemudian terdengar suara yang memanggil muis dari arah ruang dapur, setelah muis datang, ternyata yang memanggil adalah ahsan. Ahsan terlihat memasak mie di depan kompor, dan kemudian menyuruh fara untuk menaruh mie tersebut keatas piring untuk diberikan kepada muis, sebelum fara menyerahkan piring tersebut beserta lauknya, ahsan berusaha mencipi apa yang dia masak barusan. Ditengah perjalanan, muis menghitung jumlah lauk yang tersedia, dan jumlahnya pas dengan jumlah temannya (ditambah dia) untuk makan malam beserta teman2nya.

Kira2 pukul 9 malam, muis mengambil piring dan makan terlebih dahulu. Karena muis makan terlebih dahulu, mau tidak mau, dia harus membagi makanan tersebut untuk dirinya, untuk jimi, danang dan fredi. Saat dia makan, danang mendekatinya dan mengambil jatah makanannya.
Malam itu, jatah mie tinggal separuh, lauk tinggal 2, karena malam itu jimi dan fredi belum makan.

Muis malam itu merasa ngantuk dan memutuskan untuk tidur terlebih dahulu (waktu itu kira2 pukul 11 malam). Sedangkan teman-temannya yang lain masih asik dengan aktifitas mereka masing2.

Keesokan harinya, muis terbangun, muis melihat teman2nya sudah terjaga. Saat muis melihat dalam remang2 jatah makanan, ternyata jatah tersebut belum berubah, "berarti jimi dan fredi belum makan" (itu yang ada dalam pikiran muis). Saat muis lapar, dia berusaha makan kue yang ada diruang tersebut (tanpa berusaha menyabot jatah makanan). Kemudian muis bertanya, "jimi, kamu belum makan ya?", kemudian fredi menjawab "mending sekalian buat sarapan, biasanya kan kita jarang sarapan". Beberapa saat kemudian, jimi mengambil piring dan mengambil jatah makannya.

Waktu menunjukkan kira2 pukul 4 pagi. Saat fredi melihat jatah yang memang tinggal jatah untuknya, dia lalu berkata, "lho.. lauknya mana?". Lalu muis berkata, "jim, kamu makan lauknya berapa?", kemudian jimi bilang, "tadi saya juga makan tanpa lauk". "apa, lalu siapa yang makan lauknya?" muis menimpali, kemudian pandangan kita tertuju ke danang, "kamu tau kan aku makan setelah kamu ?" kata danang, fredi menimpali "tadi malam masih ada kok lauknya dan memang tersisa 2", jimi membenarkan pernyataan fredi barusan. "Lalu siapa yang mengambil?" balas muis, "tikus barangkali" kata danang, "masak tikus doyan tempe" timpal fredi, "tikus sekarang apa yg tidak mau" muis menjawab, "tapi tidak ada jejaknya, setidaknya mie tersebut tercecer, ini kok terlihat seperti diambil" kata jimi berusaha menyelidik.
Kemudian muis mulai berpikir, dan berkata "apakah tadi malam pintu itu dikunci" sambil pandangan matanya menuju kearah pintu, danang menjawab "dikunci kok, aq tadi pas mau sholat subuh, keluarnya buka kunci kok", "Mungkin kucing" jawab muis, kalau kucing, dia masuk lewat mana" kata danang, "kalau lewat loteng mungkin" timpal muis, "tapi tetap aja tidak mungkin, pasti jejaknya ada" jawab jimi dan dia menambahkan "aq tadi bangun jam setengah 4 lho" berusaha memberikan alibi.
Muis diam saja walaupun dia tau dia bangun paling terakhir.

Siapakah pencuri 2 potong tempe jatah makan jimi dan fredi?
Mungkinkan pelakunya ada diantara mereka?
Mungkinkah pelakunya orang selain ke empat orang tersebut?

Masih dalam misteri.

Siapakah

Read more...

sms di inbox 3

Sunday, September 21, 2008

Lagi-lagi misbah (yg iseng ini) bingung mo nulis apa (sebenarnya ini bukan alasan yg sebenarnya sih, ada alasan mendasar kenapa sampe bikin episode ke 3 :) )
Ok lah (seperti biasa) tanpa "ba bi bu" lagi selamat membaca.

Bli pizza d prancis..bkn sok puits atw romntis..tp sory aq yg narcis cm mo abz'n sms gratis, syngkn klo gk abiz, maklum lg krsis tp snangkn d sms artis..he..he..

15 Sept 2008 04:19:28 fulana

Read more...

Puisi Sang Suami yang Hendak Berpoligami

Saturday, September 20, 2008


Isteriku, jika engkau bumi, akulah matahari
Aku akan menyinari mu karena engkau mengharapkan sinaran dariku
Ingatlah bahtera yang kita kayuh, begitu penuh riak gelombang.
Aku pasti akan tetap menyinari bumi, hingga terkadang bumi terasa akan silauanku
Lantas aku ingat satu hal bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi
Malah ada planet lain yang juga mengharapkan sinaranku
Lalu....ralakanlah aku menyinari planet lain, menyampaikan faedah adanya aku,
Karena sudah takdir Illah sinaranku diperlukan planet lain....

Balasan Puisi dari Sang Isteri

Suamiku, andai kau memang mentari, sang surya yang memberi cahaya,
Aku merelakan engku berikan sinaranmu kepada segala planet yang telah Tuhan ciptakan,
Karena mereka juga seperti aku perlukan cahaya mu
Dan aku pun juga tidak akan merasa kekurangan dengan sinaranmu.....

AKAN TETAPIIIIIIII.....Bila kau hanya sejengkal lilin yang berkekuatan 5 watt sahaja,
Janganlah bermimpi untuk menyinari planet lain !!!
Karena bilik tidur kita yang kecil pun belum sanggup kau terangi.
Lihatlah dirimu pada cermin di sudut kamar kita,
di tengah remang remang pancaran cahayamu yang telah aku mengerti....
Coba lihat siapa dirimu.....
MATAHARI....atau....LILIN ??!

sumber: http://nurielku.multiply.com/journal/item/53/_PUISI_SANG_SUAMI_YANG_HENDAK_BERPOLIGAMI

komentar: lucu, tidak ada maksud mendukung atau menolak, semua ini misbah lakukan semata-mata karena LUCU :)

Read more...

sms di inbox 2

Sunday, September 14, 2008


Setelah posting dengan judul yang sama di "sms di inbox" episode pertama. Maka untuk episode kali ini tidak kalah menariknya (cie... apaan coba). Akhir kata "selamat membaca"

Tau gk alsn knp Qsms km?
1% pgn tau kbr km
0,5% jail
1,5% iseng
2% g da krjaan
& yg plg pntg
95% sayang...
.

.

.

Syg klo grtisan gk dmnfaatn.He2..met kja.
12 Sept 2008 05:12:57 oleh (sebut saja fulana)

2 hal yg tdk Km lupakn dr Ak:
1.
2.

2 haL yg hrs Ak ubah:
1.
2.

Kata trbaik bwt gambarin Ak:

---
Km jadikn Ak sbg:
---
Di isi yaaaaa,,Pliiiis....trs krm blk...OK!
Awaaaas klo g d bales....he...he....Thanks y:-))
12 Sept 2008 05:10:49 oleh (pengirim tidak diketahui)

LOLI ap yg pling muanizt?
LOLIat aj gW!!
PANDA ap yg LuchuW?
PANDAngin aj gW!!
MOBIL ap yg keren?
Pst MOBILang gw kn?
LAGU ap yg dsukain Org2?
LAGUe lah..gtLoh
14 Sept 2008 04:01:55 oleh (sebut saja fulana)

Komen: sms yg terakhir narsis abis :)

Read more...

Polygamy is the key to a long life

Wednesday, August 20, 2008

Want to live a little longer? Get a second wife. New research suggests that men from polygamous cultures outlive those from monogamous ones.

After accounting for socioeconomic differences, men aged over 60 from 140 countries that practice polygamy to varying degrees lived on average 12% longer than men from 49 mostly monogamous nations, says Virpi Lummaa, an ecologist at the University of Sheffield, UK.

Lummaa presented her findings last week at the International Society for Behavioral Ecology’s annual meeting in Ithaca, New York.

Rather than a call to polygamy, the research might solve a long-standing puzzle in human biology: Why do men live so long?

This question only makes sense after asking the same for women, who - unlike nearly all other animals - live long past the menopause.
Enforced monogamy

One answer seems to be a phenomenon called the grandmother effect. For every 10 years a woman survives past the menopause, she gains two additional grandchildren, Lummaa says. It seems that doting on and spoiling grandchildren aids their survival, as well as furthering some of their grandmother’s genes.

Men, by contrast, can reproduce well into their 60s and even 70s and 80s, and most researchers assumed this explained their longevity. But Lummaa and colleague Andy Russell wondered whether other factors explained the long lifespan of men, such as a grandfather effect.

To test this possibility, the team analysed church-gathered records for 25,000 Finns from the 18th and 19th centuries. People tended to move little, no one practiced contraception and the Lutheran Church enforced monogamy.

Only widowed men could remarry, and if they had children with their new wife, they fathered more kids, on average, than men who married once.

But ultimately remarried men "don’t end up with any more grandchildren," Lummaa says. "If anything the presence of a grandfather was associated with decreased survival of grandchildren."

Perhaps, Lummaa adds, the children of the first mother lose out on food and resources that go to the second mother’s kids. "It's kind of the Cinderella effect."

Even fathers with only one wife provided no benefit to their grandchildren, a finding supported by previous research.
Biological selection

With the grandfather effect ruled out, Lummaa and Russell next wondered whether the constraints of human physiology explain male longevity. In the same way that men have nipples that evolved for women to nourish their young, male longevity might be a consequence of biological selection for long-lived women.

To answer this question, the researchers compared the lifespan of men from polygamous countries with those from monogamous nations.

Using data from the World Health Organization, Lummaa and Russell scored 189 countries on a monogamy scale of one to four - totally monogamous to mostly polygamous. They also took into account a country's gross domestic product and average income to minimise the effect of better nutrition and healthcare in monogamous Western nations.

Lummaa stressed that their monogamy score is a crude first stab, and they are working to find multiple ways to assess marriage patterns. The conclusions could evaporate under further analysis, she adds.

If female survival is the main explanation for male longevity, then monogamous and polygamous men would live for about the same length of time. Instead, it seems that fathering more kids with more wives leads to increased male longevity. Men, then, live long because they're fertile well into their grey years.

The explanation could be both social and genetic. Men who continue fathering kids into their 60s and 70s could take better care for their bodies because they have mouths to feed. But evolutionary forces acting over thousands of years could also select for longer-lived men in polygamous cultures.

"It's a valid hypothesis and good prediction," says Chris Wilson, an evolutionary anthropologist at Cornell University in Ithaca, New York, who attended the talk. But the care and attention of several wives who depend on the social status of their ageing husband could explain everything. "It doesn't surprise me that men in those societies live longer than men in monogamous societies, where they become widowed and have nobody to care for them."

source : http://www.newscientist.com/channel/being-human/dn14564-polygamy-is-the-key-to-a-long-life.html?feedId=online-news_rss20

Read more...

Marriage Query

Tuesday, August 12, 2008

WeddingQuery (SQL Style)

Husbands Query
CREATE PROCEDURE MyMarriage (
BrideGroom Male (25) ,
Bride Female(20) )

AS BEGIN

SELECT Bride FROM Brides
WHERE FatherInLaw = 'Millionaire'
AND Count(Car) > 20
AND HouseStatus = 'ThreeStoreyed'
AND BrideEduStatus IN (B.TECH ,BE ,Degree ,MCA ,MiBA)
AND HavingBrothers = Null
AND Sisters = Null

SELECT Gold ,Cash,Car,BankBalance
FROM FatherInLaw

UPDATE MyBankAccout
SET MyBal = MyBal + FatherInLawBal

UPDATE MyLocker
SET MyLockerContents = MyLockerContents + FatherInLawGold

INSERT INTO MyCarShed VALUES('BMW')
END
GO
Then the wife writes the below query:DROP HUSBAND;
Commit;
source : http://www.themediasite.net/forums/showthread.php?t=52420

Read more...

Sabar-sabar

Friday, July 18, 2008

Hari ini misbah mangkel 2x (mangkel bahasa indonesianya apa ya?)


  1. Niat ngecharge hp di tempat stop contact nya dispenser. Beberapa saat kemudian, dibilangin "ojok masang nang kono, iki ojok dicepat-cepot" ("jangan memasang disitu, ini bukan untuk dipasang terus dilepaskan terus dipasang lagi", gitu lah kira2 artinya)
    kenapa mangkel, ya karena orang g tau apa2 udah dibilangin gitu (maksudnya dg nada mangkel, kaya' misbah melakukannya karena udah dibilangin tapi tetap dilakukan) ini menjadi wajar kalau misbah melakukannya karena misbah udah pernah dibilangin tapi diulangi lagi, lha ini baru pertama eh udah dibilangin (dg sikap yg kurang enak), coba kalau bilangnya baik2, kan bisa, apalagi ngasih alasan yang tepat, ini udah bilangnya g nyaman (didengar) dan tidak ngasih alasan lagi, kenapa tidak boleh melakukan hal tersebut (apa misbah tidak mangkel).

  2. Saat ngingetin bahwa kalau botolnya diisi air kalau bisa ditutup, pertama balesnya enak, tutupnya kemana? ya misbah bales balik, ya tidak tau, kan yang menggunakan bukan misbah, eh balesnya pake mukul meja, sambil bilang, saya tarunya disini, kalau tidak ada ya mo gimana lagi, apa tidak mangkel tuh (ya yang buat mangkel itu mukul mejanya, dan intonasinya sekali lagi) bicara baik2, tidak usah mukul meja kenapa? apa tidak bisa?



Yah misbah hanya berharap dia melakukannya karena lagi sakit, atau kurang enak badan atau memang sedang ada masalah. Akan tetapi kalaupun tidak (dlm artian, keadaan tubuh sehat, dan tidak ada masalah, pikiran tenang) ya misbah berharap semoga dapat memperbaiki sikapnya. amiin.

Misbah hanya bisa bersabar, karena misbah tidak tahu tepat kondisi anak ini gimana, dari pada entar bertengkar, tapi tidak memberikan solusi (dlm artian sikapnya dia tidak berubah) jadinya percuma saya, hanya menghabiskan energi.

Read more...

bermain dg phpBB

Thursday, July 17, 2008

Akhir2 ini, bermain2 dg phpBB, suatu pengalaman yang baru dan menyenangkan berkenalan dg aplikasi baru (dlm hal development, klo menggunakan udah lama sih).

Memang kalau baru belajar dan mengalami banyak keberhasilan, maka akan terus belajar, belajar, dan belajar, lain halnya kalau pada pengalaman pertama udah banyak mengalami halangan2, kemungkinan besar untuk mempelajari akan kecil, malah ada kemungkinan akan ditinggalkan.

Read more...

sms di inbox

Wednesday, July 16, 2008


Pas buka inbox, ternyata ada sms yg lupa gak kehapus, dari seseorang yang ngebet rabi :D .

Ndik pasar ono akhwat, bening bgt. Tapi gak gawe kudung. Nyahaha
12 Juli 2008 11:26:02 oleh (sebut saja namanya fulan)

mohon maaf nama disamarkan.

Read more...

Setelah sekian lama

Tuesday, July 15, 2008


Kembali ke blog pertama misbah, setelah setahun lebih, tepatnya 1 th, 2 bl, 12 hari, misbah g posting disini. Banyak alasan yang menyebabkan hal itu, akan tetapi dari pada nyebutin alasannya apa, dan juga ga' ada gunanya nulis alasannya. Mending mulai menulis lagi aja.

Ok, untuk mengetahui kelanjutannya apa, tunggu tulisan misbah selanjutnya

Read more...

Isi pesan forward di fs yang "menyebalkan" (part 1)

Tuesday, March 27, 2007

Tulisan ini saya buat, karena banyak teman-teman saya anggota fs (friendster) yang mengirim forward. Sebenarnya bukan karena banyak yang ngirim forward, hanya saja isi dari forward itu yang mengganggu saya.

Kenapa mengganggu?
karena tulisannya yang semula hanya berisi pesan, tapi didahului oleh tulisan dari pengirim sebelumnya yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk dituliskan, dan yang membuat mengganggu adalah, isi pesan yang amburadul (banyak sumber pengirim sebelumnya yang tertulis), seperti tampak pada gambar 1:

gambar 1

padahal pesannya cuma segini:

gambar 2


Terus gimana donk?
Terus gimana ngatasinya biar kalau kita forward, pesan kita tetap terlihat, singkat padat dan tidak jadi panjang seperti "gambar 1" ?

Sebenarnya mudah untuk membersihkan tulisan tersebut, sehingga hanya pesan yang disampaikan saja yang tertulis. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Padasaat kita akan memforward pesan yang ada di inbox kita, kita tekan dulu tombol forward (seperti tampak pada gambar 3), klo ga tau tekan yang mana mending jangan forward aja ,OK?

    gambar 3

  2. Select (klik kanan terus "select all" atau tekan ctr+a) semua tulisan pesan yang kita terima

    gambar 4

    klo nge-select-nya bener akan tampak seperti gambar 5

    gambar 5

  3. Buka editor kita, tidak perlu menginstal editor yang canggih, notepad aja sudah powerfull. Kemudian paste-kan hasil copi-anmu (ctrl + v atau tekan Edit>Paste).

    gambar 6


  4. Tekan ctrl + h atau Edit>Replace
    Setelah itu isikan seperti gambar 7

    gambar 7

    Setelah itu, maka akan terlihat seperti gambar 8

    gambar 8


  5. Hapus bagian atasnya yang tidak perlu, sehingga hasil akhirnya seperti tampak pada gambar 9

    gambar 9


  6. Langkah terakhir, select all dan copy kan (ctrl + a, ctrl +r) pada pesan kita di friendster, sehingga di friendster terlihat seperti gambar 10

    gambar 10

    Setelah langkah ini selesai, barulah teman-teman bisa ngirim pesan (Send)tersebut ke teman yang lain.


Harapan
Semoga dengan adanya tutorial ini temen2 dapat mengerti dan paham bagaimana langkah yang lebih baik dalam memforward pesan di fs, dan tentunya tidak hanya mengerti dan paham, setelah itu dapat diimplementasikan pada saat teman2 mengirim pesan forward.
Keinginan yang terakhir (kaya' mo mati aja :D ) semoga tidak ada lagi teman2 yang mengirim pesan forward yang "menyebalkan" lagi, kalaupun males untuk mengedit mending g usah ngirim aja, klo bahasa "kasar" nya misbah (biasa misbah kan makhluk kasar bukan makhluk halus)
niat g sih ngirim pesan forward, klo g niat mending g usah.

Sekian dulu dan kita sambung pada tulisan misbah selanjutnya pada episode
Isi pesan forward di fs yang "menyebalkan" (part 2)

Read more...

Panitia

Tuesday, March 20, 2007


Tulisan ini terinspirasi dari acara diklat MoST kemarin dan juga terinspirasi dari exkul yang misbah ikuti selama smu dulu (hmmm kenangan yang tak terlupakan) dan juga terinspirasi dari
blognya rahma (makasih ma)

Ok langsung kita kembali ke..... (ups, bukan acara tukul)
Dimana-mana selama misbah pengalaman jadi panitia, dan telah melakukan penelitian antara 3 kelompok orang dalam acara (baik diklat, seminar, atau apa aja).

Tiga kelompok itu adalah:

  • peserta
  • alumni
  • panitia(senior)

Alumni
yang paling enak itu alumni (klo di paski, namanya purna, klo di Sispena (klo di ub namanya Impala namanya alumni)itu di smu ku dulu), tingggal dateng, klo ada masalah tinggal nyalahin panitia, klo mo makan tinggal ngambil, klo mo pergi tinggal say good bye, klo dateng g perlu absen, klo mo tidur g perlu ijin.

Peserta
klo peserta, klo mo masuk ijin dulu(absen), klo mo ngapain ikut jadwal acara, biasanay klo diklat suka jadi korban panitia dan alumni. klo acara seminar, makan tinggal disiapin, tempat g repot nglobi, fasilitas terjamin, mulai blocknote, materi seminar, snack (dg catatan: itu klo disediakan oleh panitia). Paling tinggal bayar uang pendaftaran, urusan tetek bengek yang lain g ngurus. Pokoknya dateng gimana caranya materinya bagus, dan peserta dapat ilmu dari acara tersebut titik

Panitia
nah klo yang terakhir, ya ini panitia, kerja full time, maksudnya mulai dari persiapan acara (jadi sebelum acara udah rapat, mikir, mondar-mandir kesana kemari nyiapin acara, cari sponsor, nyiapin perlengkapan acara, nyebar publikasi, cari sponsor, cari kendaraan untuk transportasi, dll yang tidak dapat misbah sebutin satu-satu).
Pas acara, mastikan acara berjalan lancar (pemateri fix, siapa yang jemput pemateri, apa yang dilakukan jika terjadi keterlambatan, apa yang dilakukan klo ternyata peserta g menuhin target, apa yang dilakukan jika peralatan ngalamin trouble, dll, belum lagi klo kondisi sedang hujan).
Setelah acara harus bersihkan tempat acara dari barang2 panitia dan ngembalikan peralatan yang dipinjem, bayar semua hal yang belum lunas, laporan acara, belum lagi rapat evaluasi dan pertanggung jawaban.)
Dari kesemuanya itu belum lagi klo ada panitia yang mutung, sehingga tugas semakin berat, dimarahin alumni karena acara kurang ini lah, kurang itu lah (mending klo dimarahin terus masalah selesai, klo malah berkelanjutan, kan bisa berabe, parahnya lagi klo ternyata memang bener-bener ada kesalahan, tapi alumni diam aja, kaya' mereka g peduli sama kegiatan kita, udah deh kita didiemin kaya' ulet kepanasan, pinginnya 'nggrundel' terus) Pokoknya lengkap sudah penderitaan.

Terlepas dari itu, untuk jadi alumni kamu harus jadi senior dulu, jadinya alumni dulunya udah pernah kaya' panitia, pernah ngerasain gimana rasanya capek, lelah, bingung, stress, dll.
Dan yang pasti kita dapat sesuatu yang berharga ketika kita dihadapkan kepada semua masalah.
Jadi inget kata-kata dari ustad thofur, Jangan pernah berdoa, "ya Allah janganlah Engkau memberikan ujian yang tidak dapat aku hadapi"
akan tetapi berdoalah
Ya Allah berikanlah kekuatan untuk menghadapi semua cobaan seberat apapun.

Read more...

ya itulah masyarakat

masyarakat
Mungkin pada saat baca judulnya rada aneh dan timbul pertanyaan, maksudnya tulisan ini apa sih ? yah sukur lah klo mikir :D

Pernah nggak ngalamin kalo kita atau orang lain disalah artikan oleh lingkungan sekitar (masyarakat di sekitar kita). Misalnya :
Saat anak kecil melakukan kesalahan, pasti orang tuanya jadi pembicaraan ("anak siapa sih ni..., orang tuanya sapa sih?"). Padahal belum tentu orang tuanya ngajarin itu. kenapa demikian ?
ya itulah masyarakat.

Saat anak-anak remaja di suatu komplek perumahan mabuk-mabukan, orang-orang bilang "Gimana sih ustadnya, apa g tau ngajarin yang bener anak muda disini", "gimana sih pak rt nya apa g pernah di swiping tuh remaja2 brandal tersebut". Padahal belum tentu g pernah diingatkan remaja-remaja tersebut, belum tentu g pernah ditertibkan tentang remaja yang mabuk. kenapa demikian ?
ya itulah masyarakat.

Saat anak buah suatu organisasi melakukan kesalahan, orang lain pasti bilang "Dasar ketua g becus, ngurus anak buahnya aja g bisa", "Organisasi yang amburadul, anggota kaya' gitu diterima". Padalah boleh jadi pas waktu penerimaan, kriteria sebagai anggota terpenuhi, tapi pas kepengurusan terjadi trauble, bisa jadi sudah terdapat peraturan yang jelas, dan ketua sering memantau anggota, tapi sapa yang menyangka masih ada juga yang melenceng. Kenapa demikian?
ya itulah masyarakat.

Saat orang baru bertaubat (ceritanya baru keluar dari penjara), terus kembali ke kampung halaman. Bukan sambut hangat dari masyakarat sekitar, tapi pandangan sinis, dan curiga, serta kawatir, seakan-akan rumahnya jadi target pencurian berikutnya. Padahal tidak semua orang yang pernah berbuat salah akan tetap salah (kaya' lagunya Ebiet G Ade), tetapi juga banyak orang yang ingin bertaubat, merubah gaya hidup. Parahnya lagi ada orang yang kembali ke 'dunia hitam' karena pandangan masyarakat seperti itu. Kenapa demikian ?
ya itulah masyarakat.

Ketika anak kecil dilahirkan oleh seorang PSK, maka pasti dijauhi oleh teman2nya karena mereka dapat informasi kalau anak tersebut adalah anak PSK. Padahal yang PSK itu kan orang tuanya bukan dia, apakah seorang anak PSK tidak memiliki kesempatan merubah hidupnya lebih baik, menjadi seperti orang kebanyakan? Kenapa demikian ?

Yah kita dapat menjawab secara bersama-sama "YA ITULAH MASYARAKAT".

Read more...

35

Friday, February 09, 2007


Hari kemarin adalah hari 35.

Kenapa hari 35?
Karena kemarin misbah ngabisin uang dengan bilangan 35.

Masih belum ngerti...?
Dasar oon... :D, maksudnya kemarin misbah ngeluarin uang dengan awal bilangan 35.
Misal Rp. 35,- (emang ada), atau Rp. 350,- atau bilangan Rp. 3.500,-

Emang kemaring kejadiannya apa aja yang menyangkut 35?
Yah emang kemarin hari sialku atau emang 35 adalah angka sialku... (ah tahaul, dipercaya, syirik)

Servis HP
Yang jelas kemarin misbah servis (servis atau repair ya yang bener, g tau lah, namanya juga salah kaprah) HP (handphone:pen), dan ngabisin uang Rp. 35.000,- hanya untuk kecemplung sumur. Ilmu itu mahal tau...? Yah mo gimana lagi.. lha wong misbah g tau ilmunya, dari pada nanti malah lebih fata, emang sih misbah denger tempat servis (atau repair) yang misbah datangin, sempet denger isu kalau disana mahal, dan servisnya g beres, tapi g tau lah pokonya sekarang HP misbah udah sehat kembali (emang penyakit sehat).

Makan malam
Tadi malam misbah sehabis servis HP kan laper (kapan sih misbah g laper :P), jadinya mo beli makan, eh 2 tempat yang misbah datangin ternyata tidak dapat menyediakan makanan tepat pada saat misbah membutuhkannya.
Warung yang pertama, pada saat misbah datengin ternyata, tetangganya ngadain hajatan, jadinya warung tersebut tutup deh.
Warung kedua, pada saat misbah udah yakin bisa makan di warung ini, eh ternyata disuruh nunggu, karena nasinya habis., jadinya terpaksa nyari warung laen deh.
Dan akhirnya misbah memutuskan untuk makan diwarung yang terkenal mahal (setidaknya misbah tau kalau warung itu mahal, g tau bagi teman2 yang lain). Ternyata keyakinanku benar, emang warung ini benar2 mahal, hanya sepiring nasi, sayur sop, tempe dan tahu ngabisin Rp. 3.500,- . Mo gimana lagi, nasi sudah menjadi bubur (nasi sudah dalam perut)

Yah itulah pengalaman misbah tentang angka 35.
Dan untung itu terjadi malam hari sehingga misbah dapat melewatkan hari kemarin dengan cepat (emang kenapa kalau kejadian itu bermula dari pagi hari? g tau deh).

Read more...

Khayalan Tingkat Tinggi Part 2

Thursday, February 01, 2007

G tau part 1 nya kaya' apa, soalnya dapetnya langsung part 2,
selamat membaca....

Hari ini...
Ku kenang semua kebersamaan kita...


Saat kita masih kanak-kanak yang polos tanpa dosa...


Saat kita beranjak dewasa...


Saat kita mulai merasa indahnya berbagi suka dan duka...


Tertawa gembira...


Menangis bersama...


Senda gurau bahagia...


Hingga mulai tumbuh benih cinta antara kita...


Dan kebersamaan itu semakin terasa saat kita mulai membuka blog bersama...


Dan romantisnya saat cuci piring berdua...


Hingga...

Apa yang aku kuatirkan selama ini akhirnya terjadi juga...
Kubuka mata, kupasang telinga...
Saat datangnya kabar berita...

Siti Nurhaliza.

Siang tadi menikah,
disunting Datuk Khalid Mohammad Jiwa.
di masjid wilayah persekutuan Jalan Duta,
Kuala lumpur, Malaysia.

Oh, betapa kejamnya dunia...

Kini...
Semua tinggal mimpi belaka...


sumber : alumni39jkt_93@yahoogroups.com (g tau sapa yang ngirim)

Read more...

About This Blog

Blog ini berisikan semua tulisan, baik dari misbah atau dari sumber lain. Isinya segala hal yang ingin diinfokan kepada teman-teman yang lain.
Selamat menikmati, dan terimakasih telah berkunjung ke blog misbah.

Recent Posts

  © Blogger template Cumulus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP